11 Feb 2012

Rizki min Allah

 
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sahabatku yang dirahmati Allah Swt, setiap manusia pasti ada keinginan agar dibukakan pintu rejekinya oleh Allah Swt, di bawah ini ada beberapa cara untuk membuka pintu rejeki

1. Taqwa

Mari kita lihat firman Allah Swt surah Al-Thalaaq 2-3:
"……Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya Rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”

Ayat di atas jelas sekali menyatakan, siapapun kita jika bertakwa pada Allah pasti mendapatkan dua anugerah sekaligus : Jalan keluar yang baik atas semua permasalahan yang kita hadapi. Allah mengangkat masalah dan kesulitan kita, dan mengganti dengan kemudahan-kemudahan yang tidak disangka-sangka. Allah memberikan sejumlah rejeki yang tidak kita duga sebelumnya.

Mari kita lihat firman Allah Swt surah Al-A’raaf 96:
"………Dan jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya."

2. Bertobat

Istigfar Kepada Allah Swt atas dosa-dosa yang telah kita lakukan.

Dalam firman-Nya surah An-Nuur 31:
“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang beriman, supaya kamu beruntung.”

Dalam firman-Nya surah Nuh 10-12:
Nuh berkata kepada kaumnya :” Maka aku katakan kepada mereka:’Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah maha pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun, dan mengadakan pula di dalamnya untukmu sungai-sungai.

Masih kurang ayatnya ?



Pahami firman-Nya surah Huud 3:
”Dan hendaklah kamu meminta ampun pada Tuhanmu dan bertobat padanya, niscaya Dia akan memberikan kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai waktu yang ditentukan, dan dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan-keutamaan. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.”

Rasulullah saw bersabda:
”Barangsiapa yang senantiasa memohon ampun, Allah akan membuatkan untuknya untuk setiap dukacita sebuah kebahagiaan, dan untuk setiap situasi yang sulit sebuah jalan keluar, dan akan menambahnya dengan makanan dari tempat yang tiada ia sangka-sangka datangnya”
(HR. Abu Daud)

3. Pasrah dengan takdirNya

kita sadar bahwa tiada kekuatan untuk memperoleh kebaikan atau menghindari perbuatan jahat, kecuali atas izin Allah (semua berkah dan bencana adalah akibat putusan Allah).

Dalam firman-Nya surah Ath-Thalaaq 2-3 :
”…..Barangsiapa bertakwa pada Allah, niscaya Dia memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah rela mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”

Dalam firman-Nya surah At-Taubah 59:
“Jika mereka sungguh-sungguh ridho dengan apa yang diberikan Allah dan Rasulnya kepada mereka, dan berkata: ’Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan kepada kami sebagian dari karuniaNya dan demikian (pula) rasulNya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah’(tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka)”.

Rasulullah Saw bersabda:
” Seandainya kamu bertawakal pada Allah pada jalan yang Allah ridhoi, niscaya kamu akan diberi nikmat seperti burung, mereka hidup (mencari makan) pada pagi hari dengan sangat lapar, dan kembali pada senja hari dalam keadaan kenyang.”
(HR. At-Tirmidzi).

4. Ibadah dan hanya menyembah kepada Allah.

Ingat ……….! Nasihat Rasulullah: “Beramallah kamu untuk duniamu seolah-olah engkau hidup selamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seolah-olah engkau akan mati besok.” Dan “Beribadahlah kepada Allah seolah-olah kamu melihatnya, jika tidak bisa melihatnya, yakinlah bahwa Allah melihat kamu.”

Rasulullah Saw bersabda:
”Allah Ta’ala berfirman ,’Wahai anak Adam ! Luangkan waktumu sejenak untuk menyembahKu, Aku akan menganugerahimu kekayaan dan menghilangkan kemiskinanmu. Dan jika kamu tidak menyembahKu, Aku akan membuat dirimu sibuk, dan tidak akan menghapuskan kemiskinanmu
(HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majjah).

Dengan Hadist senada Rasullullah Saw bersabda:
”Tuhanku pemilik segala kejayaan berfirman.’Wahai anak Adam, luangkan waktu sejenak untuk tetap menyembahKu, Aku akan menganugerahimu kekayaan. Wahai anak Adam jangan batasi dirimu dengan Ku, atau Aku akan membuatmu miskin dan membuatmu sibuk dengan pekerjaan
(HR Al Hakim)

5. Bersyukur.

Dalam firman-Nya surah Ibarhim 7:
“Dan (ingatlah), tatkala Tuhanmu memaklum kan:’Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya azabKu sangatlah pedih.” .

Dalam firman-Nya surah An-Nahl 14:
“Dan Dialah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan darinya daging segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari laut itu perhiasan yang kamu pakai, dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karuniaNya, dan supaya kamu bersyukur.”

Simak Janji Allah dalam surah Ali Imran 145:
“Dan kami akan membalas orang-orang yang bersyukur.”

6. Menunaikan Ibadah Haji dan Umroh.

Rasulullah saw bersabda:
“ Ikutilah antara haji dan umrah (kerjakan haji dan umrah) berulang-ulang, karena baik haji dan umrah menghapuskan kemiskinan, dan dosa-dosa seperti tungku api panas yang membersihkan besi, emas dan perak yang kotor. Dan haji yang mabrur tidak ada balasan kecuali surga
(HR.Tirmidzii).

7. Membina Tali Silaturrahim

Rasulullah saw bersabda:
“Barangsiapa yang merasa senang dengan nikmatnya yang bertambah dan lamanya hidup diperpanjang, maka biasakanlah bersilaturahmi”
(HR Bukhari).

“Pelajarilah (yang cukup) silsilahmu, agar kamu bisa membina tali silaturahmi, karena ,membina tali silaturahmi menambah jalinan kasih sayang diantara keluarga-keluarga, memperbanyak kekayaan dan memperpanjang umur"
(HR. At Tirmidzi)

“Barangsiapa yang senang dengan lama hidupnya yang bertambah, dn rizki yang bertambah, dan kematian yang jahat akan dihindarkan darinya, maka bertakwalah kepada Alloh, dan binalah tali silaturahmi.”
(HR Ahmad)

8. Menginfakkan sebagian harta kita di jalan Alloh.

Dalam firman-Nya surah Al Baqarah 268:
“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir, tidak berinfak), sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripadaNYa dan karunia yang melimpah. Dan Alloh Maha Luas KaruniaNya lagi Maha Mengetahui.”

9. Hijrah karena Allah,

Dalam firman-Nya surah An-Nisaa 100:
“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan RasulNya, kemudian kematiannya menimpanya (sebelum sampai pada tempat yang dituju) maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha pengampun lagi Maha Penyanyang.

10. Menikah.

Dalam firman-Nya surah An-Nuur 32:
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mekayakan mereka dengan karuniaNya. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) lagi maha mengetahui.”

Inilah janji Allah kepada kita dan orang disekitar kita untuk segera menikah karena Allah. Kita harus memotivasi mereka. Jangan kuatir ! Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka, Allah akan mengkayakan mereka, syaratnya harus menikah karena mencari dan memperoleh ridho Allah.

Jadi, masihkah ada hal yang menghalangi kita untuk menikah ? Masih takut miskin setelah menikah ?

Dalam firman-Nya surah Al-Israa’ 31:
”Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.”

Ternyata Allah berjanji bahwa kekayaan karena berani menikah tidaklah dibatasi untuk suami istri, tetapi juga untuk anak-anak hasil pernikahan.Subhanallah, Allah adalah Ar-Razzaaq, Dialah yang memberikan rezeki seluruh hambaNya.


11.Berbuat baik pada orang-orang fakir miskin.

Rasulullah saw bersabda:
”Temukanlah aku dalam orang-orang yang miskin, sebab satu-satunya alasan kamu ditambah nikmat dan dibantu dalam kemenangan adalah karena kemiskinanmu.”
(HR At-Tirmidzi)

12. Jujur dalam berbisnis,

Rasulullah saw bersabda:
”Dua orang yang berserikat, mempunyai hak (untuk membatalkan perjanjian) selama mereka tidak saling berpisah (satu sama lain). Maka, jika dua orang yang berserikat itu saling percaya (satu sama lain), dan jujur dalam menjelaskan (melepaskan salah satu pasal), maka mereka akan diberi nikmat dalam perserikatan mereka. Tetapi jika mereka berdusta dan menyembunyikan (pasal itu), maka nikmat-nikmat mereka dicabut.
(HR.Muslim).

Rasulullah saw bersabda:
” Allah berfirman,’ Aku adalah Pihak Ketiga dari dua orang yang berserikat, selama salah satu diantara keduanya tidak menipu rekan kerjanya. Tapi jika salah satunya menipu rekan kerjanya, maka Aku meninggalkan (perserikatan) diantara mereka, dan setan akan datang
(HR. Abu Daud).

13. Menjadikan akhirat sebagai tujuan utama.

Rasulullah saw bersabda:
”Barangsiapa yang menjadikan dunia ini sebagai satu-satunya tujuan akhir (yang utama), niscaya Allah akan menyibukan dia (dengan urusan dunia itu), dan Dia akan membuatnya miskin seketika, dan ia akan dicatat (ditakdirkan) merana di dunia ini. Tetapi barangsiapa menjadikan akhirat sebagai tujuan akhirnya, maka Allah akan mengumpulkan teman-teman untuknya, dan Dia akan membuat hatinya kaya, dan dunia akan takluk dan menyerah padanya.
(HR.Ibnu Majjah dan Imam Tirmidzi).

Wahai anak Adam ! Luangkan waktumu sejenak untuk menyembahKu, niscaya Aku akan membuatmu kaya, dan menghapuskan kemiskinanmu. Dan jika kamu tidak melakukannya, maka Aku akan menyibukkan tanganmu dengan pekerjaan-pekerjaan, dan tidak akan menghapus kemiskinanmu.
(HR. Abu Hurairah)

14. Berusaha (bekerja keras) dan berdoa.

Dalam firman-Nya surah Al-Mulk 15:
“ Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah dari sebagian rizkiNya. Dan hanya kepadaNyalah kamu kembali setelah dibangkitkan.”

Dalam firman-Nya surah Al-Muzammil 20:
“Allah mengetahui bahwa akan ada diantara kamu orang-orang yang sakit (bermalas-malasan) dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah.”

Dalam firman-Nya surah Al-Mukmin 60: "
Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Kukabulkan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina"

Dalam firman-Nya surah Al-Jumu’ah 10:
“ Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu di permukaan bumi, dan carilah karunia Alloh, dan ingatlah Alloh banyak-banyak supaya kamu beruntung.”

Kita pasti menyadari rezeki harus dijemput dengan bekerja keras (bukan bermalas-malasan), dan kita pasti sadar dengan berdoa kemungkinan kita menjadi kaya raya semakin tinggi.

Marilah kita terus bekerja keras dan berdoa. Minta semua yang kita inginkan untuk kebahagiaan dunia akhirat kita.

Wallahu a'alam


**Bagi yang mau tag untuk sahabatnya atau untuk sendiri silahkan**

0 komentar:

Poskan Komentar

Kolom