9 Sep 2012

Kebebasan Berorganisasi

ORGANISASI
PENGERTIAN ORGANISASI
Oganisasi adalah bentuk perkumpulan antara dua orang atau lebih yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama.
Organisasi itu menjadi alat yang efektif untuk mencapai tujuan.
Kebebasan berorganisasi diatur dalam UUD 1945 Pasal 28 E ayat (3).

UNSUR-UNSUR ORGANISASI :
1. Manusia.                             3. Tempat.                                         5. Struktur.
2. Tujuan.                               4. Pekerjaan.
LANGKAH – LANGKAH CARA BERORGANISASI YANG BAIK.
a.  Kumpulkan beberapa orang yang mempunyai tujuan yang sama.
b.  Lakukan pertemuan untuk menentukan struktur organisasi.
c.  Buatlah pembagian tugas yang jelas untuk setiap anggota.
d.  Sesuaikan tugas dengan kemampuan yang dimiliki.
e.  Tumbuhkan rasa saling percaya antara anggota.
f.   Hindari perasaan merasa paling hebat di antara teman.
g.  Ciptakan keserasian dalam bekerja kepada setiap anggota.
h. Lakukan kordinasi yang baik untuk mencapai tujuan bersama.
CIRI – CIR ORGANISASI YANG BAIK :
a.  Memiliki tujuan yang jelas dan nyata.
b.  Pembagian kerjanya jelas.
c.  Pembagian tugas sesuai dengan kemampuan.
d.  Ada keserasian antara anggota yang bertanggung jawab.
e.  Adanya koordinasi yang baik untuk semua bagian atau anggota.
MACAM-MACAM BENTUK ORGANISASI
a.  Organisasi formal
Organisasi formal adalah organisasi yang dibentuk secara sadar dan dengan tujuan-tujuan tertentu yang disadari pula dan diatur dengan ketentuan-ketentuan yang formal.
Organisasi formal, biasanya ditandai dengan adanya Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART).
Contoh : LKMD (Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa), PKK (Pemberdayaan kesejahteraan Keluarga)
b.  Organisasi informal
Organisasi informal adalah organisasi yang dibentuk tanpa disadari sepenuhnya, tujuan-tujuannya juga tidak begitu jelas.
Contoh : klub sepeda motor, perkumpulan supporter klub sepak bola, dll
c.  Organisasi sosial
Organisasi sosial adalah organisasi yang mempunyai tujuan sosial. Organisasi semacam ini tidak berharap keuntungan dalam bentuk materi. Tujuan utama organisasi ini untuk melayani kepentingan masyarakat,tanpa menghitung untung-rugi.
Contoh : HKTI (Himpunan Kelompok Tani Indonesia), MUI (Majelis Ulama Indonesia), PMI (Palang Merah Indonesia), dll
d. Organisasi bisnis
Organisasi bisnis adalah organisasi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari hasil organisasi yang dibangun.
Contoh : PT (Perseroan Terbatas),
e. Organisasi resmi
Organisasi resmi adalah organisasi yang terdaftar di lembaga pemerintahan. Organisasi ini bisa langsung dibentuk oleh pemerintah atau hanya ada hubungannya dengan pemerintahan.
Contoh : Departemen Pendidikan, Departemen Agama, PSSI, PERBASI, dll.
Muhamadiya, NU, Persis dll.
f. Organisasi tidak resmi
Organisasi tidak resmi adalah organisasi yang tidak ada hubungannya dengan pemerintahan dan tidak terdaftar di pemerintahan.
Contoh : Klub Olah raga, klub kesenian dll

PEMIMPIN ORGANISASI
Pada hakikatnya setiap orang adalah pemimpin, terutama pemimpin bagi diri kita sendiri, sebagaimana Rasulallah saw bersabda :
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُوْلٌ عَنْ رَعِيَتِهِ
Artinya : “(setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya)”
  • Pemimpin organisasi adalah orang yang ditunjuk untuk memimpin dan mempersatukan kelompok dalam organisasi.
  • Peranan pemimpin sangat besar dalam organisasi, antara lain sebagai berikut.
a.    Menciptakan kekompakan dalam organisasi yang dipimpin.
b.    Mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi dalam kelompok organisasi yang dipimpinnya.
c.    Mampu memotivasi kerja bagi setiap anggota yang ada dalam kelompok organisasi yang dipimpinnya.
Hal-hal yang harus dimiliki oleh pemimpin adalah sebagai berikut.
a.    Memiliki sifat jujur.
b.    Memiliki pengetahuan yang luas.
c.    Mampu memberikan pengarahan.
d.    Memiliki kreativitas.
e.    Mempunyai inisiatif.
f.     Mempunyai sifat lapang dada.
g.    Mempunyai sifat adil.
h.    Suka bermusyawarah dalam mengambil keputusan.
i.     Memiliki tanggung jawab yang besar.
j.     Mempunyai sikap yang tegas.
k.    Senang melakukan kegiatan yang baik.
l.     Mempunyai kedisiplinan.
 Ciri-ciri  Anggota organisasi yang baik sebagai berikut:
a.    Mau bekerja sama dengan anggota yang lain.
b.    Melaksanakan keputusan yang sudah ditetapkan bersama.
c.    Disiplin dalam melaksanakan tugas sebagai anggota.
d.    Ikut mendukung segala keputusan yang diambil bersama.
e.    Memberikan masukan kepada pemimpin.
ISTILAH DAN SINGKATAN DALAM ORGANISASI
Struktur : Hubungan kerja antar bagian dalam organisasi
OSIS    : Organisasi Siswa Intra Sekolah
PMR    : Palang Merah Remaja
PKS     : Patroli Keamanan Sekolah
IDI        : Ikatan Dokter Indonesia
PGRI    : Persatuan Guru Republik Indonesia
PWI      : Persatuan Wartawan Indonesia
PKK     : Pemberdayaan kesejahteraan Keluarga.

0 komentar:

Poskan Komentar

Kolom